Bagaimana Orang Tua Memberikan Pemahaman Saudaranya dari Anak Penyandang Autis

Rabu, 11 Januari 2017 | 02:39 WIB | Yessy Cahya | Pengetahuan | 718

Sebagai saudara atau kakak-adik dari anak penderita autis, akan dipenuhi dengan pengalaman hidup dan tantangan. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi untuk para orangtua tentang bagaimana membantu anak-anak lainnya yang memiliki pertumbuhan normal dari anak autis di rumah, untuk membantu mereka agar lebih banyak memahami tentang autis.

Anak-anak lainnya juga perlu bantuan

Orang tua mungkin dapat melihat perbedaan antara mendidik anak autis dengan anak-anak lain yang normal. Misalnya Anda mungkin merasa harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencurahkan perhatian kepada anak penderita autis.

Sama seperti anak-anak autis, anak-anak lainnya juga perlu mendapatkan perhatian yang positif setiap hari dari Anda.

Anda bisa membantu anak-anak yang normal: Memberi mereka waktu khusus, mendorong anak autis agar bisa dekat satu sama lain dengan sesama saudaranya ; mencoba bersikap adil ; Membentuk peran dan tanggung jawab keluarga ; Mengendalikan setiap emosi negatif ; Mendorong pembentukan hubungan sosial di luar keluarga ; Mengatur waktu khusus berkumpul bersama dengan anak-anak yang berkembang secara normal.

Saudara atau adik-kakaknya dari anak autis terkadang akan merasa orang tua mereka sudah cukup “kerepotan” dalam keluarga. (curahan perhatian antara anak autis dengan anak normal). Oleh karena itu, anak-anak seperti ini seringkali tidak mencari perhatian atau membicarakan tentang masalah mereka. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa :

* Selalu memberikan waktu setiap hari pada anak-anak lainnya, salah satunya mungkin bercerita sebelum tidur, atau setiap hari ngobrol sekitar 10 menit dengan anak-anak menjelang tidur.

* Luangkan waktu aktivitas khusus untuk anak-anak, apabila tidak ada anak-anak penderita autis, Anda bisa membawa mereka berenang atau nonton di bioskop.

* Luang waktu satu hari atau akhir pekan, merekrut pengasuh sementara yang dapat dipercaya untuk merawat (menjaga) anak Anda yang menderita autisme, dengan begitu, Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk anak-anak lainnya.

Anda mungkin akan merasa tidak adil bagi anak-anak lainnya jika menghabiskan lebih banyak waktu untuk anak autis. Tetapi yang penting ketika bersama anak-anak lain, Anda harus bisa membuat mereka merasa diperlakukan khusus oleh Anda. Meski hanya beberapa menit sehari, misalnya, ketika Anda menjemput mereka dari sekolah, atau menjelang waktu tidur.

Jika anak-anak Anda lainnya juga merasa mereka sangat istimewa bagi Anda, maka mereka akan semakin memahami perihal anak autis ketika mereka tumbuh dewasa. Kecil kemungkinan mereka akan merasa kecewa terhadap saudara mereka yang menderita autis.

Mendorong hubungan yang lebih akrab

Sikap Anak-anak yang tumbuh secara normal umumnya bahagia secara postif terhadap saudara mereka yang menderita autis, tapi hubungan mereka tidak begitu dekat seperti yang mereka bayangkan. Hal ini mungkin dikarenakan anak autis biasanya mengalami kesulitan dalam pergaulan sosial.

Salah satu cara untuk mendorong antar anak-anak agar menjadi lebih akrab adalah menemukan cara-cara yang baru, biarkan mereka bermain bersama, bersenang-senang dan berinteraksi satu sama lain. Misalnya, banyak anak autis suka dengan permainan meniup gelembung, bermain game, sementara anak-anak lainnya juga bisa ikut bersenang-senang dalam permainan mereka.

Berusaha bersikap adil

Hal terpenting bagi anak-anak, biarkan mereka merasa bahwa mereka juga mendapatkan perlakuan yang adil :

* Sedapat mungkin, membuat aturan rumah yang berkeadilan bagi semua anak-anak.

* Gunakan strategi untuk mendorong perilaku yang baik semua anak.

* Jika Anda tidak terima perilaku agresif atau yang menyakiti dari anak-anak lain, maka Anda juga sedapat mungkin untuk tidak menerima perilaku seperti itu terhadap anak autis.

* Bagi anak-anak penderita autis, jangan dikarenakan ia bilang “tidak tahu” atau “terlalu sulit”, lalu Anda mengabaikan perilaku tertentunya seperti misalnya memukul orang lain atau melempar sesuatu. Hal ini dapat menyebabkan anak-anak lain merasa tidak adil, sehingga dengan demikian mereka menjadi marah atau kecewa.

Membangun peran dan tanggungjawab keluarga

Semua anak Anda bisa berkontribusi dalam kehidupan keluarga. Anda bisa menyuruh segenap anggota keluarga saling mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan erat, dan bisa mengajarkan keterampilan mandiri pada mereka semua. Hal ini hanya didasarkan pada kemampuan dan usia mereka masing-masing, yang disesuaikan dengan peran yang cocok dan tanggungjawab pekerjaan.

Pekerjaan rumah tangga yang mampu dikerjakan Anak-anak yang normal pertumbuhannya, misalnya merapikan tempat tidur, mencuci piring, melipat pakaian dan sebagainya. Sementara anak autis juga bisa memikul lebih banyak tanggung jawab seiring dengan bertambahnya usia mereka. Misalnya, mengambil tatakan makanan dan diletakkan di atas meja makan.

Anda mungkin secara bawah sadar akan bergantung pada anak-anak lain atau mengharapkan mereka untuk mengambil tanggung jawab tambahan. Tapi yang penting harus berlaku adil, dan ingat sebagai seorang anak, anak-anak lain juga membutuhkan waktu Anda bersama mereka.

Mengendalikan emosi negatif

Ketika anak-anak lain beradaptasi dan mengetahui kondisi anak autis, mungkin akan menimbulkan emosi negatif terkait bagaimana mereka diperlakukan. Dan mereka mungkin merasa sakit hati, marah, cemas atau sedih.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah emosional mereka ini :

* Perhatikan emosi anak-anak, dan mengenali perasaan mereka yang sebenarnya.

* Berupaya bersama menemukan cara pelampiasan yang positif atas emosional anak. Misalnya, anak-anak mungkin suka menggambar untuk mengungkapkan perasaan mereka. (Epochtimes/Jhn/Yant)

 

Sumber :

http://erabaru.net/2017/01/10/bagaimana-orang-tua-memberikan-pemahaman-saudaranya-dari-anak-penderita-autis-2/

By Erabaru - 10/01/2017



Berikan komentar






Artikel Terbaru

MRI (Magnetic Resonance Imaging) Bisa Deteksi Autisme Sejak Dini
di posting Senin, 6 Maret 2017 | 04:10 WIB
Gluten-Free/Casein-Free Diet untuk Autism
di posting Jumat, 3 Februari 2017 | 02:27 WIB

Rekening Donasi

  • Bank Mandiri : 167 0000 674 076 An. Yayasan Cagar (Cahaya Keluarga Fitrah). Rumah Autis Pusat
  • BNI : 0293 870 445 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • BJB : 0024 4010 91 100 An. Yayasan Cagar Rumah Autis
  • BNI Syariah : 0294 477 011 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • BCA : 572 032 9516 An. Deka Kurniawan

Alamat Kantor Pusat

Rumah Autis
Ruko Ratna Asri Residence
Jl. Dr. Ratna No 26 D
Jati Kramat, Jati Asih
Kota Bekasi, Jawa Barat
P: (021) 2210-7656