Gluten-Free/Casein-Free Diet untuk Autism

Jumat, 3 Februari 2017 | 02:27 WIB | Yessy Cahya | Pengetahuan | 1460

Autism spectrum disorders (ASD) adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi anak-anak dengan cara mengganggu kemampuan mereka untuk berkomunikasi dari berinteraksi secara sosial. Untuk mengurangi gejala-gejala autism dari seorang anak, para orang tua seringkali mencoba pengobatan-pengobatan alternatif misalnya diet-diet khusus.

Belakangan ini, gluten-free/casein-free diet menjadi semakin populer. Sebagian orang tua melaporkan peningkatan di dalam gejala-gejala autism dengan aturan pola makan ini. Akan tetapi, baru sedikit penelitian yang pernah dilakukan terhadap gluten-free/casein-free diet untuk autism. Akibatnya, banyak orang tua yang penasaran apakah diet ini benar-benar bermanfaat, bahkan, memberikan suatu perbedaan di dalam gejala-gejala dari anak yang menderita autism. Sebagian juga percaya bahwa anak-anak autism itu membatasi sendiri asupan mereka, karena mereka lebih menyukai makanan yang hambar misalnya roti putih. Sehingga pertanyaannya menjadi “Ayam dulu atau telur dulu.” Apakah gluten yang menyebabkan autism, atau, lebih mungkin, adalah autism yang membatasi variasi asupan makanan dari sang anak? Apa itu gluten-free/casein-free diet untuk autism? Gluten-free/casein-free diet itu dikenal juga sebagai GFCF diet.

Diet ini adalah salah satu dari beberapa pengobatan alternatif bagi anak autism. Saat mengikuti diet eliminasi yang ketat ini, semua makanan yang mengandung gluten (ditemukan di dalam gandum, barley dan rye) dan casein (ditemukan di dalam susu dan produk dairy) itu dihilangkan dari asupan makanan harian sang anak. Sebagian orang tua dari anak autism percaya bahwa anak mereka alergi atau sensitif terhadap komponen yang ditemukan di dalam makanan ini. Sebagian melakukan pengujian alergi untuk konfirmasi. Namun, sekalipun tidak ada alergi yang dikonfirmasi, banyak orang tua dari anak autism yang tetap memilih untuk menawarkan GFCF diet. Diantara berbagai manfaat yang mereka laporkan adalah perubahan di dalam perilaku dan berbicara. Bagaimana cara kerja gluten-free/casein-free diet untuk autism? Manfaat dari gluten-free/casein-free diet itu di dasarkan pada teori bahwa anak autism itu mungkin alergi atau sangat sensitif terhadap makanan yang mengandung gluten atau casein. Anak autism, menurut teori tersebut, memproses peptide dan protein di dalam makanan yang mengandung gluten dan casein dengan cara yang berbeda dibanding orang lain.

Secara hipotesa, perbedaan di dalam memproses ini mungkin memperparah gejala-gejala autistic. Sebagian percaya bahwa otak memperlakukan protein ini seperti bahan kimia mirip opium palsu. Reaksi terhadap zat-zat kimia ini, menurut mereka, mengarahkan seorang anak untuk bereaksi dengan suatu cara tertentu. Ide dibelakang penggunaan diet adalah untuk mengurangi gejala-gejala dan meningkatkan perilaku sosial dan kognitif serta kemampuan berbicara.

Mungkin ada beberapa manfaat ilmiah untuk alasan dibelakang gluten-free/casein-free diet. Para peneliti telah menemukan level peptide yang tidak normal di dalam cairan tubuh dari sebagian orang yang memiliki gejala-gejala autism. Akan tetapi, efektivitas dari GFCF diet untuk autism belum di dukung oleh penelitian medis; bahkan, sebuah review terbaru dan studi-studi sebelumnya menyimpulkan bahwa masih kurang bukti ilmiah untuk mengatakan apakah diet ini bermanfaat atau tidak. Sayangnya, untuk mengeliminasi semua sumber gluten dan casein itu begitu sulit sehingga untuk melakukan percobaan-percobaan klinis secara acak pada anak-anak itu mungkin terbukti sangat sulit.

Sumber :

http://www.kompasiana.com/ucu-sutarsa/gluten-free-casein-free-diet-untuk-autism_55293d8b6ea8347d248b4573

02 Juli 2013



Berikan komentar




gambar

Eugenetox Minggu, 30 April 2017 | 08:30 WIB

<a href=http://guod.me/fi/macho-man-mitka-ovat-eri-mielta-tasta-spray-miehille.html>http://guod.me/fi/macho-man-mitka-ovat-eri-mielta-tasta-spray-miehille.html</a>


Artikel Terbaru

Puasa Untuk Penyandang Autisme
di posting Selasa, 24 April 2018 | 10:33 WIB
World Autism Awareness Day 2018 Rumah Autis
di posting Senin, 2 April 2018 | 00:57 WIB

Rekening Donasi

  • Bank Mandiri : 1670 0006 7408 4 An. Yayasan Cagar - RA Pusat Program
  • Bank Mandiri : 1670 0006 7407 6 An. Yayasan Cagar - Rumah Autis Pusat
  • Bank Mandiri : 1560 0029 1817 7 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • Bank BNI : 0293 8704 45 An. Cahaya Keluarga Fitrah
  • BJB : 0024 4010 9110 0 An. Yayasan Cagar Rumah Autis
  • BCA : 5720 3295 16 An. Deka Kurniawan
  • BRI : 1105 0100 0254 309 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah

Alamat Kantor Pusat

Rumah Autis
Ruko Ratna Asri Residence
Jl. Dr. Ratna No 26 D
Jati Kramat, Jati Asih
Kota Bekasi, Jawa Barat
P: (021) 2210-7656