Mengapa penyandang Autisme dan ADHD harus Diet?

Kamis, 8 Februari 2018 | 02:48 WIB | Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah | Lintas Autis | 429

Anak merupakan anugerah terindah Allah kepada kita, maka merupakan kewajiban orang tua untuk merawat, mendidik, dan mengarahkan mereka.Hal ini berlaku universal, tidak terkecuali orang tua yang dianugerahi anak berkebutuhan khusus (semua Ketunaan, Down Syndrome, Autisme dan ADHD).

Menjadi orang tua anak berkebutuhan khusus memerlukan kesabaran serta keikhlasan yang luar biasa.Tugas mengurus anak berkebutuhan khusus membutuhkan usaha ekstra dalam segala hal kehidupannya.Bahkan guru ABK-pun memiliki kateristik ABK.Salah satu peran penting orang tua dan guru adalah memperhatikan pola makan dan makanan yang dikonsumsi ABK saat di rumah maupun di sekolah.Pengaruh makanan sedikit banyak memiliki konstribusi pada perilaku ABK.

Pada anak autis, makanan yang harus dihindari adalah makanan yang mengandung gluten dan kasein.Kedua zat ini merupakan peptida,yaitu sejenis zat medium yang terbentuk dari asam amino yang mempunyai ciri khas protein tetapi bukan protein.Gluten merupakan protein yang terdapat dalam gandum sedangkan Kasein adalah protein yang berasal dari susu dan berbagai olahannya (susu sapi, susu bubuk, susu skim, susu kambing, mentega, dan keju).

Menurut penelitian para ahli di Amerika dan Eropa, pada penyandang autis, Memiliki lubang lubang kecil pada mukosa (lendir usus) sehingga mengalami kesulitan dalam mencerna Kasein dan gluten. Lubang pada mukosa tersebut juga membuat anak autis menjadi ALERGI terhadap makanan, Makanan yang belum tercerna sempurna akan dianggap “musuh” oleh zat-zat anti bodi sehingga akan terbentuk zat anti bodi terhadap makanan. Akibatnya anak tersebut akan alergi terhadap beberapa jenis makanan.Bila antibody yang terbentuk semakin banyak maka ada kecenderungan antibody tersebut menyerang sel – sel dalam tubuhnya sendiri sehingga menyebabkan penyakit AUTOIMUN. Disamping hal – hal tersebut karena lemahnya pertahanan sel menyebabkan mudahnya INFEKSI VIRUS dan JAMUR berkembang biak sehingga RACUN sisa pencernaan pun sulit DIBUANG

Selain makanan yang mengandung gluten dan kasein,makanan lain yang perlu dihindari oleh penyandang autis adalah makanan yang mengandung ragi (tempe, tape, roti, kecap, yogurt) makanan yang difermentasikan, dan gula. GULA adalah makanan yang mempunyai efek stimulasi terhadap jamur/yeast.  Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi gula lebih banyak negatif, sehingga konsumsi gula (gula murni, olahan gula : madu, sirup, manisan buah, dll) merupakan hal mutlak yang harus dihindari.

Dampak negatif gula juga dirasakan bagi penyandang ADHD (attention Defisit Hiperactive Disorders/gangguan pemusatan perhatian). Pada anak ADHD, ketika mengkonsumsi gula pada pagi hari dalam keadaan perut kosong, akan menghilangkan mineral-mineral khususnya kromium. Kehilangan kromium akan memicu tindakan agresif. Pola makan yang buruk, kekurangan asam lemak esensial, dan alergi makanan dipastikan akan memperkuat gejala-gejala gangguan (perilaku merusak, gelisah, konsentrasi rendah, sulit belajar, canggung, mudah marah, dan kemampuan sosial rendah) pada anak ADHD.

Minuman bersoda, makanan berwarna, serta mengandung zat pengawet (sodium benzoat) dapat menyebabkan anak hiperaktif.Hal itu sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Jim Stevenson dari universitas Southampton (dilansir oleh club bunda.com).Dalam penelitiannya pada 300 anak, terdapat perbedaan perilaku yang signifikan setelah minum sari buah dengan zat warna dan pengawet.Perilaku yang muncul adalah hiperaktivitas tinggi.

Pada anak ADHD, kekurangan seng, kalsium, magnesium akan meningkatkan kegelisahan, konsentrasi rendah dan kesulitan belajar. Kekurangan lemak esensial (omega 3 & omega 6) juga mengakibatkan kesulitan belajar.Defisit vitamin B1 (thiamin) memicu perilaku agresif, impulsif dan eratik (tak terduga). Vitamin B1 banyak dijumpai pada kentang, padi-padian, kacang-kacangan, bijian, telur, daging, sayuran dan beras merah

Sungguh dilematis bagi orangtua dan guru sebagai orang terdekat ABK. Makanan sehat yang bagi orang lain adalah sumber gizi yang harus dikonsumsi, bagi ABK justru makanan yang harus   untuk dihindari. Untuk itu, marilah kita secara bijak memilih makanan yang baik untuk  dan tidak sembarangan memberikan makanan kepada ABK karena akan berakibat buruk pada perilaku ABK sendiri. Semoga kita termasuk orang tua dan guru yang bijak.

Mengapa penyandang Autisme harus Diet?

  • Hasil penelitian ahli gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Dr. dr Sri Achadi Nugraheni, 2009 tentang pengaruh makanan dan  minuman  pada Anak Autisme dan ADHD, dengan hasil ada hubungan yang erat antara makanan dan minuman dengan perilaku hiperaktif , menyendiri, kurangnya kontak mata dan perilaku lainnya.
  • Peneliti lain juga meneliti tentang adanya gangguan pada Sistem Pencernaan Penyandang Autisme dan ADHD yang  berpengaruh pada Otak Anak sehingga pola pikir anak terganggu.
  • Adanya alergi terhadap beberapa jenis makanan yang berimbas pada Perilaku, konsentrasi dll

 

Pola Diet


Casein Free, casein adalah Protein dari susu.

Gluten Free, gluten adalah gandum

Sugar Free

 

Sumber Gluten

  • Tepung  Terigu
  • Gandum
  • Produk olahannya mie, cake, macaroni, biskuit, sereal, roti dll
  • Makanan yang dibuat dari biji-bijian tersebut juga ditemukan dalam pati makanan, beberapa cuka, kecap, saus teriyaki, perasa, warna buatan, dan protein nabati.

 

Sumber Casein

  • Susu sapi segar
  • Olahan susu seperti Keju, Mentega, es Krim, Yogurt
  • Susu Kedelai

 

Gula

  • Gula adalah makanan yang mempunyai efek stimulasi terhadap jamur/yeast.
  • Jamur / Yeast, memperbesar kebocoran usus (leaky gut )
  • Efek konsumsi gula pada Sistem Pencernaan akan mempengaruhi Perilaku Anak seperti menjadi Hiperaktif, Sulit tidur, Banyak stimulasi diri, tahan terhadap rasa sakit

 

 

Makanan Sehat untuk Penyandang Autisme dan ADHD

Sumber Karbohidrat

  • Beras atau Nasi
  • Ubi
  • Sagu
  • Tepung beras
  • Soun
  • Bihun
  • Talas
  • Beras merah

 

Sumber Protein

  1. Ayam kampung/organik                    
  2. Bebek                           
  3. Burung
  4. Daging kambing                               
  5. Daging sapi                   
  6. Belut
  7. Ikan Mas hitam                               
  8. Ikan lele                       
  9. Ikan Nila
  10. Ikan gurame                                  
  11. Ikan mujair

 

Buah – buahan

  1. Pepaya                                             
  2. Sirsak                            
  3. Leci
  4. Rambutan                                     
  5. Salak                              
  6. Bengkoang
  7. Buah naga merah                              
  8. Anggur hijau                    
  9. Buah naga putih
  10. Cerme                                           
  11. Buah menteng                   
  12. Sawo
  13. Kedondong                                     
  14. Alpukat                          
  15. Jambu air
  16. Jambu biji                                     
  17. Jambu bol                      
  18. Manggis
  19. Markisa                                         
  20. Kesemek                        
  21. Blewah
  22. Timun suri                                     
  23. Lengkeng

 

 

 

Sumber sayuran

  1. Sawi hijau                                     
  2. Sawi putih                      
  3. Pok coi
  4. Buncis                                           
  5. Kacang panjang                
  6. Katuk
  7. Labu hijau                                     
  8. Daun kelor                      
  9. Tauge kacang hijau
  10. Daun mangkokan                          
  11. Daun singkong             
  12. Daun kacang panjang
  13. Daun gingseng                              
  14. Kecombrang                   
  15. Daun pakis
  16. Daun kemangi                               
  17. Oyong                           
  18. Daun pepaya
  19. Bunga pepaya                               
  20. Kailan                           
  21. Kenikir
  22. Daun ketumbar                            
  23. Timun

 

Yang harus dilakukan adalah

  1. Mulai dari sekarang
  2. Lakukan diet 100 %
  3. Bocor sedikit atau banyak sama saja
  4. Diet pada anak Autistik BUKAN MENGURANGI JUMLAH ASUPAN MAKANAN
  5. Lakukan ROTASI dan ELIMINASI
  6. Jalankan Terapi dengan maksimal
  7. Atur dan batasi penggunaan Gadget pada Anak (salah satu diet sensori)

 



Berikan komentar






Artikel Terbaru

Stimulasi Bicara dan Komunikasi Efektif ABK di Rumah
di posting Kamis, 15 Februari 2018 | 03:14 WIB
Mengapa penyandang Autisme dan ADHD harus Diet?
di posting Kamis, 8 Februari 2018 | 02:48 WIB

Rekening Donasi

  • Bank Mandiri : 167 0000 674 076 An. Yayasan Cagar (Cahaya Keluarga Fitrah). Rumah Autis Pusat
  • BNI : 0293 870 445 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • BJB : 0024 4010 91 100 An. Yayasan Cagar Rumah Autis
  • BNI Syariah : 0294 477 011 An. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
  • BCA : 572 032 9516 An. Deka Kurniawan

Alamat Kantor Pusat

Rumah Autis
Ruko Ratna Asri Residence
Jl. Dr. Ratna No 26 D
Jati Kramat, Jati Asih
Kota Bekasi, Jawa Barat
P: (021) 2210-7656