Breaking News:
RSS
Tools
Sep 9


donasi

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday13
mod_vvisit_counterYesterday128
mod_vvisit_counterThis week388
mod_vvisit_counterThis month1158
mod_vvisit_counterAll40535

Who's Online

We have 2 guests online

Diary Hamzah

Buku Harianku

Lewat tulisan ini, Muhammad Hamza bercerita yang jujur atas segala kejadian dan perbuatan Hamza. Hamza dilahirkan dalam keadaan tak berdaya, dengan mata tak mau terbuka tuk melihat alam semesta bumi ...

Read more

Chat with us

alamat

aqiqah mandiri

bikin web murah

blog rumh autis      RA on facebook   Follow me on twitter    RA on Youtube      


Aboutisme

Terapi Alternatif Khusus Anak Autis, Hy

Definisi : adalah gangguan berat dalam hal hubungan timbal balik dalam perkembangan komunikasi (termasuk bahasa), perilaku terbtas dan berulang-ulang (repetitif...

Read more


Konsultasi

News image

Tips Anak Autis Saat Berpuasa

Tinjauan Medis Oleh Dr. Suzy Yusna, Sp. Kj. 1. JAM TIDUR ANAKSaat bulan Ramadhan jadwal aktivitas anak berbeda dengan sebelumnya. Dalam bulan tersebut aktivita...

Read more
Profil Rumah Autis – Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR) PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 25 April 2009 21:18

Profil Rumah Autis – Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR)

Abstraksi
Diduga kuat, jumlah penyandang autis serta anak-anak berkebutuhan khusus lainnya di Indonesia makin meningkat. Memang belum ada penelitian khusus, tapi fenomena makin banyaknya jumlah ahli medis dan pusat terapi dengan pasien yang terus meroket belakangan ini, cukup menjadi bukti. Yang memprihatinkan, anak-anak special needs itu ternyata tidak hanya berasal dari keluarga berada tapi juga dari kalangan kurang mampu, dan tidak cuma marak di kota-kota tapi juga menjalar sampai ke pelosok desa. Lebih memprihatinkan, penanganan masalah ini di Indonesia, bila dibandingkan dengan negara lain, boleh dibilang masih kurang memadai. Belum ada perhatian khusus seperti tersedianya payung hukum, anggaran yang layak, dokter ahli, lembaga penelitian, obat-obatan, alat terapi, klinik, terapis, dan pusat terapi yang murah, padahal itu merupakan kewajiban negara.

Wajar bila banyak keluarga anak-anak istimewa ini, khususnya dari kalangan kurang mampu, makin dibuat ‘menjerit’ oleh tiga hal: pertama, oleh berbagai kepedihan mengasuh anak-anak tersebut, yang memiliki gangguan amat kompleks dan seperti tak berakhir; kedua, oleh biaya terapi yang amat mencekik; dan ketiga, oleh bayangan ketakutan tentang masa depan mereka yang memilukan.

Rumah Autis Terbentuk
Kenyataan di atas, menyita perhatian sepasang suami istri, Deka Kurniawan dan Laeli Ulfiati. Dengan  modal keterpanggilan dan sedikit pengalaman organisasi, mereka memuntahkan keprihatinan itu dengan dengan mendirikan LSM nirlaba Yayasan Cahaya Keluarga Kita (YCKK)/ sekarang Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR), pada tanggal 9 Desember 2004, dengan akte notaris gubahan, Edy Priyono, SH. No. 24 Tanggal 25 April 2009. Walau sempat tertatih, LSM yang akhirnya bernama Rumah Autis dan ditulangpunggungi dua terapis muda, Henny Ma’rifah dan Ismunawaroh itu, berupaya membumikan misi mulia YCKK di masa perintisan—Rumah Autis Bekasi—ini dengan memberikan terapi bagi anak-anak autis kurang mampu tanpa dipungut biaya, serta melakukan kampanye-advokasi gerakan peduli autis secara nasional untuk menggugah dan menggugat masyarakat serta negara. Meski demikian, dengan kiprah seumur jagungnya, YCKK telah berhasil menggelar kegiatan formal berupa Talkshow Autisme dan Penanggulangannya di Istora Senayan Jakarta, pada 27 Februari 2005. Dari sana kemudian mengalir simpati moril dari masyarakat dan media massa.

Melesat di Saat Tepat
Momentum tepat menyebabkan Rumah Autis direspons banyak pihak. Sambutan positif ini patut disyukuri. Maka, dengan dukungan sejumlah donatur perorangan dan lembaga, Rumah Autis yang pada awalnya menangani 8 anak autis (dari puluhan peminat yang belum bisa dirangkul), kini sudah menampung sekitar 162 orang anak spesial (beasiswa - nonbeasiswa) yang tersebar di 7 cabang; Bekasi, Tangerang, Gunung Putri (Kab. Bogor), Depok, Tanjung Priok, Pakuan Kota Bogor, dan Karawang . Dari sekian cabang, masih ada sekitar 50 orang anak spesial tercantum dalam waiting list untuk bergabung di Rumah Autis. Kami sungguh merasa menyesal karena belum bisa merangkul mereka, namun kami juga harus bersikap realistis, karena itu akselerasi dukungan sangat diperlukan mengingat kebutuhan pelayanan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Jika dikomparasi dengan data tahun 2000, di mana Harian Kompas mencatat, di tahun 1990 pertumbuhan anak autis 1 : 5000, maka di tahun 2000 menjadi 1 : 500. Lalu berapa menjelang dekade ke-3 ini, tahun 2009 ini sudah mendekati perbandingan 1 : 100 (detikhealth.com). Hal ini ditandai, di antaranya, dengan munculnya anak-anak spesial di setiap sekolah negeri maupun swasta.

Luar biasa, autis seperti menjadi momok yang terus menghantui generasi masa depan bangsa ini. Karena itu, perlu diakui peran Rumah Autis sungguh masih jauh dan belum sebanding jika diukur dari data yang dirilis tersebut.  

Perjalanan masih sangat panjang, namun terasa ringan berkat dukungan yang tiada henti mengalir dari para simpatisan dan empatisan. Kerja keras memupuk kepercayaan yang tercurah dari para donatur, media massa, rekanan, orangtua, pejabat pemerintah, figur publik, dan masyarakat, kini baru memperlihatkan hasil kinerja yang optimal dan masih terus ditingkatkan oleh segenap pengurus Rumah Autis. Hasil ini tentu akan dipersembahkan kepada para pemercaya Rumah Autis sebagai bentuk pertanggungjawaban dan juga menjadi sarana meningkatkan dukungan tanpa batas terhadap kerja-kerja kemanusiaan Rumah Autis di masa mendatang.

Terus Bergulir, Demi Masa Depan Anak-anak Spesial
Kiprah pun terus kami genjot, dengan menelurkan beberapa terobosan program guna memperkuat eksistensi Rumah Autis-Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR). Beberapa hal strategis kami kembangkan, seperti menelurkan program sedekah produktif (POSITIF) untuk menunjang kemandirian amal saleh Rumah Autis dan para donatur, dengan mengelola restoran Warung Pecel Lele Lela Cabang 7 Tendean, Jakarta Selatan.

Sementara dari sisi pelayanan, Rumah Autis Bekasi, mengembangkan program Terapi dan Sekolah Khusus Alkayyisa. Sekolah Khusus Alkayyisa sendiri menekankan pada program Sekolah Khusus, Kelas Persiapan, Fullday School, dan Balai Latihan Keterampilan. Di beberapa cabang Rumah Autis lain juga menganut prinsip yang sama, yakni memiliki program utama Terapi. Untuk program Sekolah Khusus baru Rumah Autis Bekasi, Rumah Autis Tangerang, dan Rumah Autis Pakuan Kota Bogor yang sudah berjalan.


Di cabang-cabang Rumah Autis lain, seperti Gunung Putri, Depok, Tanjung Priok, dan Karawang masih menjalankan program Terapi. Berikut keterangan profil singkat Rumah Autis:

RUMAH AUTIS BEKASI
Manajer             : Henny Ma’rifah, A. Md. OT.
Berdiri               : 9 Desember 2004
Alamat              : Jl. Al Husna No. 39 B-C RT 02/ 01, Jati Kramat, Jati Asih, Kota
Bekasi 17421
Telepon    : 021 – 7098 2239/ 021 – 8499 5025 (fax)
Pelayanan    : Terapi dan Sekolah Khusus Alkayyisa (SLB E)
Jumlah Anak    : 76 anak (33 beasiswa, 43 non-beasiswa)
Status Tempat    : Pinjam/ tahunan

RUMAH AUTIS TANGERANG
Manajer    : Dewi Setiarini
Berdiri        : 26 Agustus 2007
Alamat        : Jl. Rinjani IV No. 20, Villa Tangerang Indah, Gembor, Periuk,
Tangerang 15133
Telepon    : 021 – 551 65 85/ 021 – 98288763
Pelayanan    : Terapi dan Sekolah Khusus (SLB C)
Jumlah Anak    : 21 anak (12 beasiswa, 9 non-beasiswa)
Status Tempat    : Pinjam/ tahunan

RUMAH AUTIS GUNUNG PUTRI (KAB. BOGOR)
Manajer    : Suyatno, SP.
Berdiri        : 15 Januari 2008
Alamat        : Jl. Durian III/ Blok C8 No. 9, BTN Gunung Putri Permai, Gunung
Putri, Bogor 16961
Telepon    : 021 – 8686 0371/ 021 - 83 910 810
Pelayanan    : Terapi dan Kelas Kemandirian
Jumlah Anak    : 20 anak (17 beasiswa,  3 non-beasiswa)
Status Tempat    : Hak milik

RUMAH AUTIS TANJUNG PRIOK
Manajer    : Eka Yulianti
Berdiri        : 11 Agustus 2008
Alamat        : Komplek PJKA RT 04/ 011 No. 13 (dekat Terminal Bus Tanjung
Priok), Tanjung Priok, Jakarta Utara 14310
Telepon    : 021 – 980 79 759
Pelayanan    : Terapi
Jumlah Anak    : 33 anak (23 beasiswa, 10 non-beasiswa)
Status Tempat    : Sewa/ tahunan




RUMAH AUTIS DEPOK
Manajer    : Aswita Utami
Berdiri        : 14 Februari 2009
Alamat        : Jl. Margonda Raya, Gg. Beringin RT 02/18, Kemirimuka, Beji,
Depok, 16423, Jawa Barat (belakang Mitra 10)
Telepon    : 021 – 98763127/ 021-91885631
Pelayanan    : Terapi
Jumlah Anak    : 26 anak (12 beasiswa, 14 non-beasiswa)
Status Tempat    : Sewa/ bulanan

RUMAH AUTIS KOTA BOGOR
Manajer    :  Herfina, S. Kom.
Berdiri        :  Oktober 2009
Alamat        :  Jl. Danau Singkarak Blok E3/ 13-14, Duta Pakuan Indah, Tegalega,
Bogor Tengah, Jawa Barat.
Telepon    :  081288897024
Pelayanan    :  Terapi
Jumlah Anak    :  13 anak (5 beasiswa, 8 non-beasiswa)
Status Tempat    :  Pinjam/ tahunan

RUMAH AUTIS KARAWANG
Manajer    :  Farida Lucky Utami
Berdiri        :  Awal 2010
Alamat        :  Komplek Perumahan Perum Karaba, Blok R 23, RT 05/10,
Kelurahan Wadas, Teluk Jambe, Karawang Barat, 41361
Telepon    :  085285130448
Pelayanan    :  Terapi
Jumlah Anak    :  10 anak (6 beasiswa, 4 non-beasiswa)
Status Tempat    :  Pinjam/ tahunan


Struktur Kepengurusan
Berangkat dari keprihatinan dan bermodal tekad kemanusiaan, walau dengan segala keterbatasan, kami merajut empati dan simpati untuk memperjuangan misi mulia ini. Kami yang bergandengan tangan di Rumah Autis dalam menjalankan peran ini adalah:

YAYASAN CAHAYA KELUARGA FITRAH (YAYASAN CAGAR)
RUMAH AUTIS
No. 01/ SK/ PGR-CAGAR/ XII/ 2009

Dewan Pengurus
Ketua Yayasan         : Deka Kurniawan, S. Ag.
Direktur Eksekutif        : M. Nelwansyah, ST.
Sekretaris Eksekutif    : Iedaa Purwati, A. Pt.
Wakil Sekretaris        : Danu Permana

Kepala Divisi Pendidikan Anak Spesial (PAS)    : Ismunawaroh, A. Md.
Sekretaris Divisi PAS                : Ardani        
Manajer Rumah Autis Bekasi        : Henny Ma’rifah, A. Md. OT.
Kepala Terapis            : Pipit Rubiyanti
Kepala Sekolah & BLK        : Rokhyati, S. Pd.
Kepala Keuangan        : Halilintar, SE.
Kepala Administrasi        : Danu Permana
Manajer Rumah Autis Tangerang     &    : Dewi Setiarini, S.Pd.
Kepala Program    
Manajer Rumah Autis Gn. Putri        : Suyatno, SP
Kepala Program        : Pipit Rubiyanti
Manajer Rumah Autis Tj. Priok        : Eka Yulianti
Manajer Rumah Autis Depok         : Aswita Utami
Manajer Rumah Autis Pakuan Bogor    : Herfina, S. Kom.
Manajer Rumah Autis Karawang        : Farida Lucky Utami
Kepala Divisi Keuangan & Umum            : Tatin Mulyatin
Manajer Keuangan                : Halilintar, SE.

Kepala Divisi HRD/ GA                : Dini Mulyati, S.Psi.

Kepala Divisi Komunikasi Fundraising (Komfra)    : Khoironi
Sekretaris Divisi Komfra            : Andi Naisabury
Manajer Pemberdayaan Ekonomi        : Khoironi
Manajer PR                    : Gunawan Herlambang
Manajer Donasi                : Khoironi




Semboyan
Orang tua yang mau menerima dan mengasuh anak special needs-nya dengan baik adalah manusia mulia. Namun lebih mulia orang yang bukan orang tua anak special needs, tapi mau bekerja keras mengurus mereka. Dan dari semua itu, ternyata yang paling mulia adalah orang tua anak special needs, yang selain tetap bekerja keras mengasuh anaknya sendiri, ia juga mau berbagi kepada anak special needs orang lain yang kurang mampu.

EMPATI ANDA MELESATKAN PERKEMBANGAN MEREKA
Bank Mandiri No. 156 000 2918177 an. Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah
Bank Syariah Mandiri No. 069 700 3809 an. Laeli QQ Yayasan Cahaya Keluarga
Bank Muamalat No. 900 0193577 an. Deka Kurniawan
BCA No. 572 032 9516 an. Deka Kurniawan
======================================================

Last Updated on Wednesday, 16 June 2010 19:07